Sabtu, 27 Oktober 2012

 Metode Amenorea Laktasi

(MAL)

 

Metode Amenorea Laktasi adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI tanpa tambahan makanan atau minuman apa pun lainnya.

MAL dapat dipakai sebagai kontrasepsi bila:

- menyusui secara penuh (full breast feeding); lebih efektif bila pemberian lebih atau sama dengan 8 x sehari.

- belum haid

- umur bayi kurang dari 6 bulan

Efektif bila sampai 6 bulan

Harus dilanjutkan dengan pemakaian metode kontrasepsi lainnya.


Cara Kerja :

Penundaan/penekanan Ovulasi

Keuntungan Kontrasepsi

@ Efektivitas tinggi ( Keberhasilan 98% pada 6 bulan pascapersalinan )

@ Segera efektif

@ Tidak mengganggu senggama

@ Tidak ada efek samping secara sistemik

@ Tidak perlu pengawasan medis

@ Tidak perlu obat atau alat

@ Tanpa bahaya

 

Keuntungan Nonkontrasepsi :

Untuk Bayi :

- Mendapat kekebalan pasif (mendapatkan antibodi perlindungan lewat ASI)

- Sumber asupan gizi yang buruk dan sempurna untuk tumbuh kembang bayi yang optimal.

- Terhindar dari keterpaparan terhadap kontaminasi dari air susu lain atau formula atau alat minum yang dipakai.

Untuk Ibu :

- Mengurangi perdarahan pascaperrsalinan

- Mengurangi resiko anemia

- Meningkatkan hubungan psikologik ibu dan bayi

 

Keterbatasan

- Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui dalam 30 menit pascapersalianan.

- Mungkin sulit dilaksanakan karena kondisi sosial.

- Efektivitas tinggi hanya sampai kembalinya haid atau sampai dengan 6 bulan.

- Tidak melindungi terhadap IMS termasuk virus hepatits B/HBV dan HIV/AIDS.

 

Yang Dapat Menggunakan MAL

Ibu yang menyusui secara eksklusif, bayinya berumur kurang dari 6 bulan dan belum mendapat haid setelah melahirkan.Metode Amenorea Laktasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar